skip to main |
skip to sidebar

Tarno, pedagang gorengan yang biasa mangkal di seputar pasar Ciputat, Tangerang mengaku tidak tahu bahaya plastik kresek hitam yang digunakannya untuk wadah gorengannya. Ia menggunakan plastik kresek karena harganya yang murah. "Kalau pakai kertas bekas harganya mahal. Nanti untungnya makin berkurang," kata pria tengah baya yang mengaku baru sekali mendengar tentang bahaya plastik kresek hitam selama 8 tahun berjualan gorengan. Hasil penelitian I Made Arcana, dosen kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) bisa menjadi satu alasan kita menolak kantung plastik kresek sebagai wadah makan. Arcana menjelaskan, zat pewarna hitam yang digunakan untuk pewarna kantung plastik kresek itu jika terkena panas dapat terdegrasi dan mengeluarkan zat yang menjadi salah satu pemicu kanker. "Tidak dianjurkan menaruh makanan panas langsung dalam kantung plastik kresek, tetapi alasi dulu dengan daun atau kertas yang aman buat kesehatan, bukan kertas koran," ujarnya. Namun, penting pula diketahui masyarakat bahwa plastik daur ulang itu tidak hanya dijadikan sebagai kantung plastik, tetapi juga produk lain yang selama ini tidak disadari masyarakat seperti sedotan, piring plastik kecil yang biasanya dipergunakan untuk wadah buah-buahan atau cake pada peringatan ulang tahun, dan gelas plastik berwarna. Lantas, apa solusinya mengatasi persoalan kantong plastik? Yang pasti, lanjut Arcana, jangan pernah mencoba membakarnya. Jika proses pembakarannya tidak sempurna, plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia. "Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf, dan memicu depresi," ujarnya. Selain kantung plastik kresek, pembungkus makanan lain juga patut mendapat perhatian karena bisa saja mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Selama ini masyarakat menerima dengan lumrah makanan yang dibungkus oleh kertas biasa, kertas koran atau kertas bekas majalah. Terkadang kertas pembungkus yang kontak langsung dengan makanan itu tidak didesain khusus untuk wadah makanan, sehingga mengandung zat berbahaya seperti timbal, karbon, dan lainnya. Timbal dapat mudah berpindah ke makanan jika terkena minyak dan panas yang mampu menyebabkan kelumpuhan. Jadi bagi anda yang suka membeli gorengan, sayur-sayuran, kue, roti, dan lain-lain yang dibungkus dengan kertas bekas atau kertas bukan untuk makanan seperti kertas koran, kertas majalah, kertas print-an, gunakanlah piring atas wadah lainnya yang didesain khusus untuk makanan.
Harus Dikurangi
Penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan, meski terbilang aman untuk kesehatan sebagaimana dilansir BPOM, tetapi harus dikurangi. Karena stryofoam tidak ramah lingkungan. Bahan styrofoam bersifat tahan lama dan tidak dapat terurai secara alamiah dalam waktu puluhan atau mungkin bahkan ratusan tahun. Sementara jika styrofoam dibakar, maka racun yang menguap ke udara jika terhirup akan menetap di dalam tubuh serta dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Sebaiknya mulai dari diri sendiri tidak menggunakan dan tidak membeli makanan mimuman yang memakai styrofoam sebagai kemasan agar tidak terkena dampak yang merugikan diri kita sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar kita. Lebih baik membawa tupper ware, piring atau rantang sendiri untuk membawa makanan kesukaan kita. Kemasan lain yang patut diwaspadai adalah plastik air minum dalam kemasan yang mengandung bahan polyethylene terephthalate atau PET yang bersifat zat karsinogen jika dipergunakan berulang-ulang. Kemasan PET tersebut hanya aman digunakan beberapa kali saja, dengan suhu normal, tanpa dicuci-cuci, tidak kena sinar matahari. Oleh sebab itu sebaiknya kita tidak memakai ulang botol dan gelas air minum kemasan dan hanya menggunakan kemasan minuman khusus untuk minuman yang aman dari zat-zat berbahaya. Produk kemasan yang luput dari masyarakat adalah piring, mangkok, gelas dan barang berbahan melamin. Bahan melamin untuk pembuatan barang rumah tangga seperti piring, gelas, mangkuk, mug, cetok, sendok, garpu, dan sebagainya ternyata tidak semuanya aman bagi kesehatan kita dan dapat memicu kanker. Selain harga yang murah, bentuknya yang beraneka ragam, ringan dan tahan banting menjadi primadona dalam perkakas rumah tangga di masyarakat. 
Artikel Oleh (Tri Wahyuni) Diambil dari Suara Karya Online
Jumat, 26 Maret 2010
Bahaya Tas Kresek

Peringatan publik Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait dengan bahaya plastik kresek, khususnya berwarna hitam agaknya belum diindahkan masyarakat. Hal itu terlihat masih banyaknya pedagang, terutama pedagang gorengan di pinggir jalan yang menjadikan plastik kresek hitam sebagai wadah gorengannya yang panas mengepul.

Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
Link Sahabat Blog.Danshenplus.com
Informasi Kesehatan dari Danshenplus.com
Dapatkan informasi kesehatan dari www.Danshenplus.com seputar penyakit Jantung, Stroke dan gangguan mikrosirkulasi melalui email :
Artikel Archive
-
▼
2010
(30)
-
►
April
(14)
- Bilang 'Maaf' Bikin Jantung Perempuan Sehat
- Jangan abaikan PANU !!
- Yang tidak kamu tahu tentang INGUS dan AIR MATA
- FLU & Mitos-mitos Penyebabnya !!
- Mengenal BAKTERI Yakult !!
- Bahaya Mie Instant
- AWAS !! Bahaya Memakai Sumpit !
- Kenali Jantung Anda
- Seberapa Bau Kentutmu ??? Kentut dan Fakta-faktany...
- Tertawalah sebelum kamu Ditertawakan :D
- Foto janin Hewan d dalam kandungan dan telur
- kenapa kita suka mules kalo pagi pagi... (HT)
- Rokok dan Ancaman terhadap Lingkungan Hidup
- 4 Manfaat Mengkonsumsi Bir
-
▼
Maret
(13)
- Mitos Masuk Angin Duduk = SSJKA
- Perbedaan Mentega, Margarin dan Butter
- Memilih Makanan Bebas Formalin
- Jangan Sembarangan Minum Isotonik
- Hindari Hipertensi dengan 1 Sendok Garam per Hari
- Bahaya Tas Kresek
- Mau Jantung Sehat ? Sex 2x Seminggu
- Tips Mengendalikan Kolesterol
- Air Isi Ulang Mengandung Bakteri ! Fakta atau Fitn...
- Gosok Gigi Itu Penting
- Awas Dehidrasi
- Tips Penyakit Jantung
- Asam urat dan penanggulangannya
-
►
April
(14)
My Network
www.Danshenplus.com
- N. Adi Suryo
- Jogjakarta, DIY, Indonesia
- Salam, Saya N. Adi Suryo dari jogja. Memiliki hobi Blogging dan senang mempelajari tentang dunia marketing dan kesuksesan. Selamat menikmati Blog saya yang sederhana ini :)
Labels
- Keanehan Makanan (1)
- Kebidanan (1)
- Kesehatan Umum (17)
- Tips Asam Urat (1)
- Tips Hipertensi (1)
- Tips Makanan Kesehatan (5)
- Tips Penyakit Jantung (5)
Modified by Blogger Tutorial
Blog Kesehatan - Danshenplus.com ©Template Nice Blue. Modified by Indian Monsters. Original created by http://ourblogtemplates.com
melihat bahaya2 yang ditimbulkannya, sudah saatnya kita mengurangi penggunaan kantong plastik.
BalasHapussudah punya tas baGoes? baGoes adalah solusi nyata untuk membantu mengurangi penggunaan kantong plastik. Selain bisa dilipat menjadi gantungan kunci, baGoes dapat mengganti hingga 1000 kantong plastik.
info lebih lanjut mengenai tas baGoes bisa dilihat di http://shop.greeneration.org
yuk sebarkan pengurangan penggunaan kantong plastik ini, untuk mendukung terwujudnya Indonesia tuntaskan sampah! :)
Salam,
Reta Yudistyana
Greeneration Indonesia
--
Greeneration Indonesia
green attitude green environment
Kanayakan D 35 . Bandung 40135
Jawa Barat - Indonesia
Telp/Fax: +62-22-2500 189
Email: info@greeneration.org
Web: www.greeneration.org